Ricikan Keris Naga Lare
Buka Detail Pustaka
Ruang kecil untuk merawat warisan besar. Koleksi keris kamardikan, STW, dan sepuh dengan keterangan dhapur, pamor, dan ricikan yang jelas — cocok untuk penjaga pusaka pemula sampai kolektor sepuh.
SANGGAR PERMAKULTUR lahir dari kebiasaan sederhana: merawat keris, minyak wangi, dan doa yang menyertainya. Di sini kami menghadirkan keris kamardikan, STW (Setengah Tua), dan sepuh yang dipilih dengan mempertimbangkan rasa, pakem, dan etika perkerisan.
Setiap bilah yang ditampilkan memiliki catatan singkat mengenai dhapur (bentuk), pamor (motif lipatan besi), serta ricikan (detail bilah) agar penjaga pusaka tidak hanya memiliki keris, tetapi juga memahami yang dijaganya.
Buka Pustaka KerisFokus kami sederhana: membantu Anda memilih dan merawat keris dengan cara yang etis, wajar, dan tidak berlebihan. Di bawah ini beberapa layanan utama yang bisa dimanfaatkan via WhatsApp.
Keris kamardikan pilihan, cocok untuk penjaga pusaka pemula, dengan deskripsi jelas dan foto detail bilah dan ricikan.
Tanya KoleksiBilah setengah tua dengan karakter khas, cocok untuk yang mulai serius mengoleksi, tanpa meninggalkan sikap hati-hati.
Tanya KoleksiBeberapa bilah sepuh dengan catatan dhapur, pamor, dan tangguh, dipilih dengan logika dan literasi, bukan sekadar klaim.
Tanya KoleksiSaran perawatan sederhana, pilihan minyak, dan cara menyimpan keris agar tetap sehat tanpa drama berlebihan.
Baca Panduan PerawatanRingkasan literasi dhapur, pamor, dan ricikan keris dalam bahasa yang mudah dicerna, terhubung dengan koleksi di sanggar.
Buka PustakaNgobrol santai soal keris, tanpa klaim bombastis. Fokus pada rasa, etika, dan literasi, bukan sekadar “tuah instan”.
Buka Ruang DiskusiMencari bilah dengan karakter tertentu (misal pamor rejeki, dhapur tertentu) berdasarkan stok dan jaringan terbatas sanggar.
Titip CariPendampingan ringan bagi yang baru pertama kali memiliki keris: dari cara memegang, merawat, hingga menempatkannya di rumah.
Minta BimbinganEtalase singkat untuk tiga dunia: sepuh, STW, dan kamardikan. Masing-masing baris di bawah ini menampilkan hingga empat bilah terbaru dari tiap jenis.
Bilah baru dengan pakem yang tetap dijaga; cocok untuk belajar membaca dhapur, pamor, dan ricikan.
Lihat Koleksi KamardikanPeralihan antara kamardikan dan sepuh; fisik masih kuat, karakter bilah sudah menunjukkan “rasa” keris tua.
Lihat Koleksi STWBilah yang sudah melewati zaman, disertai catatan literasi seperlunya: dugaan tangguh, pamor, dan kebiasaan perawatan yang wajar.
Lihat Koleksi SepuhBeberapa pilihan minyak, warangka, dan pelengkap lain yang menyokong perawatan keris tanpa mengaburkan esensi pusaka.
Lihat Minyak & Aksesoris
Keris Tam Upih sepuh
Pamor Pedarinan Kebak
estimasi Mataram
Warangka gayaman Surakarta
Pendok Bunton dari kuningan
#sanggarpermakultur
Keris Brojol patrem
Panjang 27 cm
Pamor Pedaringan kebak dan keleng
Warangka Gayaman Yogyakarta
Pendok Blewah dari tembaga
Keris Brojol sepuh
Pamor Pedaringan Kebak
Estimasi Mataram
Warangka Gayaman Yogyakarta
Kayu Timoho
Pendok Bunton Kuningan
Tilam Upih sepuh
Pamor Pedaringan Kebak
estimasi Mataram
Warangka gayaman Yogyakarta
Kayu asem
Pendok tembaga yang tebal
bisa cod shopee
Dapur Brojol
Tangguh Kamardikan
Prediksi usia 100 – 150 tahun
Pamor Mrutu Sewu
Panjang bilah 35,5 cm
Warangka Branggah Yogyakarta
Kayu Timoho
Pendok slorok kemalo merah dari kuningan
bertabur batu sircon mewah nan elegan
Dapur Tilam Upih
Tangguh Nom Noman
Prediksi usia 90 – 100 tahun
Pamor Udan Mas
Panjang bilah 36,5 cm
Warangka Branggah Yogyakarta
Kayu Telesium
Pendok bunton kuningan tatah halus
Keris Sengkelat
Pamor Blarak Sineret
Kamardikan garap alus
Warangka Ladrang Solo
Kayu Sawo Kecik
Pendok Slorok Kemalo Merah
Ditambah selut yang mewah
Dapur Brojol
Tangguh Kamardikan
Pamor Udan Mas
Panjang bilah 36 cm
Warangka Branggah Yogyakarta
Kayu Telesium
Pendok bunton kuningan
Dapur Jaka Lola
Tangguh kamardikan
Pamor Bonang Rinenteng
Panjang bilah 35,5 cm
Warangka Gayaman Solo
Kayu Sonokeling
Pendok bunton kuningan
Keris Putut Kembar
Dapur Kembar
Tangguh kamardikan
Pamor Kupu Tarung
Panjang bilah 37 cm
Warangka Gayaman Yogyakarta
Kayu Timoho
Pendok slorok dari kuningan
tebal dan elegan
Secara sederhana: kamardikan adalah keris baru, dibuat di masa kini dengan teknik tradisional; STW (setengah tua) berada di antara baru dan sepuh; sedangkan sepuh biasanya dibuat di masa kerajaan/kolonial, melewati beberapa generasi.
Di sanggar ini, kami lebih menekankan pada kejelasan informasi dan kondisi bilah, bukan “klaim tangguh” yang sulit dibuktikan. Jadi penjaga pusaka bisa memilih dengan kepala dingin.
Pilih dulu jenis atau koleksi yang menarik perhatian Anda, lalu klik tombol Chat via WhatsApp. Dari sana kami bisa kirim foto tambahan, video pendek, dan menjelaskan kondisi bilah dengan lebih jujur dan rinci.
Pembayaran dan pengiriman dibicarakan secara personal agar fleksibel dan bisa menyesuaikan situasi masing-masing penjaga pusaka.
Banyak pamor memang punya makna simbolik (kemakmuran, ketenangan, keselarasan dll), tetapi di sanggar ini kami mengajak menjaga keris sebagai warisan budaya dan pengingat pribadi, bukan alat shortcut hidup.
Kalau hati selaras, laku hidup rapi, keris cukup menjadi teman perjalanan — bukan kambing hitam ketika sesuatu tidak berjalan sesuai keinginan.
Bagian ini berisi pustaka singkat yang terhubung dengan foto-foto di sanggar: tiap entri menampilkan gambar bilah dan ringkasannya: jenis keris, dhapur, pamor, dan ricikan penting.
Beberapa kesan dari teman-teman yang pernah membawa pulang bilah dari sanggar ini. Sederhana saja: yang penting keris pulang ke rumah yang siap merawatnya.
Penjaga pusaka
saya mengenal keris dari ayah saya, saya dibelikan keris oleh ayah saya di sanggar ini saya sangat suka warangka bilah sangat bagus kebetulan saya dipilihkan yang sepu. terimakasih pak dhe pilihannya
Penjaga pusaka
saya sudah sering pesan pusaka keris ke mas bambang di sanggar ini, total hampir 20 keris kebanyakan sepuh dan alhamdulilah bagus sesuai dnegan yang ditamlilkan dan didiskusikan lewat wa, pengiiriman bagus packing ya istimewa, plus yang paling penting tuannya (mas bambang) orangnya sangat humble.....