Tilam Upih
#1
Lurus
Lurus
pemelihara, penyabar, penata suasana
Arti nama: Tilam berarti alas tidur; upih merujuk pada kelopak palma/pinang dan juga makna menata atau menyusun.
Simbol keteduhan rumah, kesucian niat, keteraturan hidup, dan perlindungan keluarga. Cocok untuk pemilik yang ingin pusaka harian yang adem, tidak banyak “gaya”, tetapi dalam maknanya.
Brojol
#2
Lurus
Lurus
praktis, cepat, pembuka jalan
Arti nama: Brojol bermakna keluar/lahir/menerobos dengan sederhana.
Melambangkan kelancaran, lahirnya jalan baru, dan kemampuan melewati hambatan. Cocok untuk orang yang sedang membuka usaha, memulai babak baru, atau ingin hidupnya tidak ruwet.
Jalak Sangu Tumpeng
#3
Lurus
Lurus
rajin, setia, tekun mencari nafkah
Arti nama: Jalak adalah burung jalak; sangu berarti bekal; tumpeng adalah simbol bekal rezeki dan syukur.
Filosofinya terkait bekal hidup, rezeki yang halal, kesetiaan, kerja keras, serta tidak merugikan lingkungan. Cocok untuk pedagang, pengusaha, pegawai, dan pencari penghidupan yang ingin kuat secara etika.
Sempana
#4
Luk
Luk 7
cerdik, luwes, visioner
Arti nama: Sempana dikaitkan dengan supana/cerdik, sumpena/mimpi, sampana/berakhir baik, dan makna keselamatan.
Simbol kecerdikan, mimpi yang diarahkan, keselamatan, dan akhir yang baik. Cocok untuk orang yang banyak membuat keputusan dan butuh keluwesan batin.
Jangkung
#5
Luk
Luk 3
ambisius, tegak, tahan proses
Arti nama: Jangkung memberi kesan menjulang/tegak.
Melambangkan pertumbuhan, martabat, dan usaha menaikkan derajat tanpa kehilangan akar. Cocok untuk pribadi yang sedang membangun karier atau nama baik.
Kebo Lajer
#6
Lurus
Lurus
ulet, kuat, membumi
Arti nama: Kebo berarti kerbau; lajer berarti lurus/poros.
Simbol tenaga besar, kesabaran, kerja berat, dan daya tahan. Cocok untuk pemilik dengan karakter pekerja keras dan tidak mudah menyerah.
Carubuk
#7
Luk
Luk 7
ramah, lentur, sosial
Arti nama: Carubuk dalam tradisi sering diasosiasikan dengan kecukupan dan pembauran.
Filosofinya tentang kemampuan menyatukan banyak kepentingan, luwes di tengah masyarakat, dan tidak kaku membaca keadaan.
Pandawa Cinarita
#8
Luk
Luk 5
adil, strategis, pelindung
Arti nama: Pandawa Cinarita berarti kisah/cerita Pandawa.
Melambangkan kebijaksanaan keluarga, persaudaraan, strategi, dan perjuangan yang dijalani dengan dharma. Cocok untuk pemimpin keluarga atau komunitas.
Sabuk Inten
#9
Luk
Luk 11
mapan, elegan, berwibawa
Arti nama: Sabuk berarti ikat pinggang; inten/intan berarti permata.
Simbol ikatan martabat, kemapanan, kemuliaan, dan pengendalian diri. Cocok untuk orang yang mengejar stabilitas, jabatan, dan kehormatan yang bersih.
Naga Sasra
#10
Luk
Luk 13
kuat, magnetis, pelindung
Arti nama: Naga adalah simbol kekuatan besar; sasra/sasra sering dipahami sebagai seribu/kelimpahan dalam tradisi simbolik.
Melambangkan kewibawaan besar, penjagaan, kuasa, dan tanggung jawab berat. Cocok untuk tokoh, pemimpin, atau orang yang siap menjaga amanah besar.
Sengkelat
#11
Luk
Luk 13
tegas, tajam, tahan konflik
Arti nama: Sengkelat kerap ditempatkan sebagai simbol ketegasan dan kekuatan kehendak.
Filosofinya tentang keberanian memutus, ketegasan menghadapi konflik, dan daya juang tinggi. Cocok untuk pribadi yang memikul tanggung jawab keras.
Pasopati
#12
Lurus
Lurus
terarah, tajam, bertujuan
Arti nama: Pasopati dikenal sebagai senjata pamungkas dalam kisah pewayangan.
Simbol ketepatan tujuan, fokus, kemenangan atas diri sendiri, dan kekuatan yang digunakan pada saat tepat. Cocok sebagai ikon brand Cakra Pasopati.
Kala Misani
#13
Luk
Luk 5
waspada, analitis, kuat mental
Arti nama: Kala berarti masa/bahaya; Misani berkaitan dengan wisa/racun atau mula pertama dalam penjelasan naskah.
Simbol kewaspadaan terhadap zaman, kemampuan menetralisir perkara rumit, dan keberanian menghadapi masa sulit.
Panji Anom
#14
Lurus
Lurus
muda, santun, bertumbuh
Arti nama: Panji merujuk pada bangsawan/ksatria; anom berarti muda.
Melambangkan jiwa muda yang beradab, keberanian yang masih bersih, dan potensi naik derajat. Cocok untuk anak muda, perintis, dan pemula yang serius.
Megantara
#15
Luk
Luk 7
visioner, luas, menengahi
Arti nama: Mega berarti awan/langit; antara berarti posisi di antara dua hal.
Simbol jembatan antara langit dan bumi, visi tinggi, dan kemampuan menjadi penengah. Cocok untuk pemikir, mediator, atau orang dengan intuisi kuat.
Kidang Mas
#16
Luk
Luk 9
lincah, peka, menarik
Arti nama: Kidang berarti kijang; mas berarti emas.
Melambangkan kelincahan, keindahan, rezeki halus, dan kepekaan membaca peluang. Cocok untuk pekerja kreatif dan usaha yang perlu daya tarik.
Carita
#17
Luk
Luk 11
bijak, komunikatif, mengajar
Arti nama: Carita bermakna ujaran, cerita, atau wangsit yang baik.
Simbol kemampuan menyampaikan pesan, ilmu, nasihat, dan kebijaksanaan yang diwariskan. Cocok untuk guru, penulis, pembicara, dan penasihat.
Balebang
#18
Luk
Luk 7
tenang, lapang, stabil
Arti nama: Makna nama dipahami melalui tradisi ricikan dan posisi dalam pakem.
Simbol ruang batin yang lapang, kemampuan menata jarak, dan tidak mudah terseret gejolak. Cocok untuk yang butuh ketenangan dalam keputusan.
Jaran Guyang
#19
Luk
Luk 7
aktif, menarik, komunikatif
Arti nama: Jaran berarti kuda; guyang berarti dimandikan.
Simbol tenaga yang dibersihkan, daya gerak, pesona sosial, dan semangat yang disegarkan. Cocok untuk orang publik dan pelaku pemasaran.
Sempana Panjul
#20
Luk
Luk 9
unggul, cerdik, solutif
Arti nama: Sempana terkait cerdik/selamat; panjul berarti menonjol/lebih.
Melambangkan kecerdikan yang menonjol, kemampuan unggul, dan membawa perkara menuju akhir baik. Cocok untuk pengambil keputusan.
Naga Kikik
#21
Luk
Luk 9
protektif, setia, waspada
Arti nama: Naga berarti ular raksasa; kikik berarti anjing.
Simbol penjagaan tajam, kesetiaan, dan naluri pelindung. Cocok untuk karakter penjaga keluarga atau aset.
Naga Singa
#22
Luk
Luk 9
pemimpin, berani, berkarisma
Arti nama: Naga berarti ular raksasa; singa terkait sima/harimau.
Simbol keberanian ganda: wibawa naga dan keberanian singa. Cocok untuk pemimpin yang harus tampil berani tetapi tetap menjaga martabat.
Naga Liman
#23
Luk
Luk 9
kuat, bijak, mengayomi
Arti nama: Naga berarti ular raksasa; liman berarti gajah.
Simbol kekuatan besar yang tenang, kebijaksanaan, dan daya topang. Cocok untuk pemilik yang menjadi sandaran banyak orang.
Carita Prasaja
#24
Luk
Luk 11
jujur, sederhana, menenangkan
Arti nama: Carita berarti ujaran/cerita; prasaja berarti sederhana.
Simbol nasihat yang sederhana, jujur, dan mudah diterima. Cocok untuk pemilik yang ingin wibawa tidak dibuat-buat.
Jalak Ngore
#25
Lurus
Lurus
peka, setia, sosial
Arti nama: Jalak adalah burung yang lincah dan peka.
Simbol kepekaan sosial, kesetiaan, dan kemampuan menjaga harmoni lingkungan. Cocok untuk pribadi yang banyak berelasi.
Jalak Nyucup Madu
#26
Lurus
Lurus
manis, komunikatif, menarik
Arti nama: Jalak nyucup madu berarti burung jalak yang mengisap madu.
Simbol mengambil sari kebaikan, kelembutan tutur, dan rezeki yang manis. Cocok untuk pedagang, negosiator, dan pembawa suasana.
Condong Campur
#27
Lurus
Lurus
pemadu, kompromis, mampu merangkul
Arti nama: Condong berarti cenderung; campur berarti awor/ruket, bergabung atau menyatu.
Simbol kecenderungan untuk menyatukan unsur yang berbeda. Cocok sebagai lambang pemersatu keluarga, usaha, atau komunitas yang sering berhadapan dengan banyak karakter.
Jalak Dinding
#28
Lurus
Lurus
hati-hati, berwibawa, tidak tergesa
Arti nama: Jalak adalah burung berkicau; dinding dimaknai sebagai cara berjalan lamban dengan dada dan pundak terangkat.
Melambangkan kehati-hatian, pembawaan berwibawa, dan sikap menjaga martabat saat bergerak pelan tetapi pasti.
Mendarang Mundarang
#29
Lurus
Lurus
kuat, lugas, penuntas
Arti nama: Mundarang disebut sebagai sejenis gada pemukul besar di bagian ujung.
Simbol daya pukul keputusan, keberanian menuntaskan perkara, dan tenaga besar yang tetap harus dikendalikan oleh etika.
Semar Tinandhu
#30
Lurus
Lurus
ngemong, bijak, sederhana
Arti nama: Semar adalah tokoh punakawan; tinandhu berasal dari tandhu, berarti ditandu.
Simbol kebijaksanaan rakyat yang dipangku dan dihormati. Cocok untuk pemilik yang ingin wibawa bersahaja, rendah hati, tetapi dalam.
Jaka Tuwa
#31
Lurus
Lurus
matang, sabar, reflektif
Arti nama: Jaka berarti perjaka; tuwa berarti berusia tua.
Simbol kematangan yang lahir dari pengalaman panjang, kesiapan menahan diri, dan kebijaksanaan setelah melewati banyak musim hidup.
Jaga Upa
#32
Lurus
Lurus
hemat, telaten, menjaga amanah
Arti nama: Jaga berarti menjaga; upa berarti butiran nasi.
Simbol menjaga kecukupan pangan, rezeki dasar, dan rasa syukur atas hal kecil. Cocok untuk keluarga, pedagang pangan, dan pekerja nafkah harian.
Bethok
#33
Lurus
Lurus
tahan banting, subur, membumi
Arti nama: Bethok adalah sejenis ikan air tawar; dalam catatan nama ini terkait iwak loh, dengan loh bermakna subur atau penuh air.
Simbol kesuburan, kemampuan bertahan di lingkungan sederhana, dan hidup yang tidak mudah patah oleh keadaan.
Karna Tanding
#34
Lurus
Lurus
berani, sportif, ksatria
Arti nama: Karna Tinandhing merujuk pada perang tanding satu lawan satu antara senapati dalam kisah Bratayuda.
Simbol keberanian menghadapi ujian secara jantan, adu kualitas secara adil, dan kesiapan bertanggung jawab atas pilihan.
Semar Bethak
#35
Lurus
Lurus
mengayomi, praktis, menyejahterakan
Arti nama: Semar adalah punakawan; bethak berkaitan dengan menanak beras menggunakan kendhil agar menjadi nasi.
Simbol pengayoman sederhana: mengolah bahan mentah menjadi bekal hidup. Cocok bagi pemilik yang menjadi dapur kesejahteraan keluarga.
Laler Mengeng
#36
Lurus
Lurus
peka, diam, membaca suasana
Arti nama: Laler berarti lalat; mengeng berarti malas/beristirahat atau suara samar kepak sayap.
Simbol kepekaan pada tanda kecil dan suasana batin yang sayup. Cocok untuk pribadi kontemplatif yang banyak membaca isyarat halus.
Puthut
#37
Lurus
Lurus
setia, tekun, rendah hati
Arti nama: Puthut berarti cantrik atau jejaka yang mengabdi dan menjadi kepercayaan pertapa/pendeta.
Simbol pengabdian, kesetiaan pada ilmu, dan laku belajar yang tidak sombong. Cocok untuk murid, santri, pelajar, peneliti, atau pencari ilmu.
Jalak Sumelang Gandring
#38
Lurus
Lurus
waspada, setia, tanggap
Arti nama: Jalak adalah burung berkicau; sumelang berarti khawatir; Gandring adalah nama empu legendaris.
Simbol kewaspadaan terhadap kehilangan amanah dan kebutuhan menjaga pusaka batin. Cocok untuk penjaga aset, penjaga keluarga, dan orang yang memikul titipan penting.
Mangkurat
#39
Lurus
Lurus
mengayomi, memimpin, menanggung
Arti nama: Mangku berarti memangku; rat berarti dunia atau jagad.
Simbol memangku dunia: tanggung jawab sosial, perlindungan wilayah, dan kepemimpinan yang tidak hanya memerintah tetapi menanggung beban.
Sinom
#40
Lurus
Lurus
segar, adaptif, bertumbuh
Arti nama: Sinom berasosiasi dengan pucuk daun muda atau kemudaan.
Simbol pertumbuhan muda, kesegaran pikir, dan potensi yang sedang mekar. Cocok untuk perintis, pelajar, atau usaha baru.
Kanda Basuki
#41
Lurus
Lurus
bijak bertutur, meneduhkan, membawa selamat
Arti nama: Kanda berkaitan dengan ucapan; Basuki berarti keselamatan atau kesejahteraan.
Simbol ucapan baik yang membawa keselamatan. Cocok untuk orang yang pekerjaannya banyak memakai tutur kata: guru, pemimpin, penjual, mediator.
Sepang
#42
Lurus
Lurus
hangat, kreatif, berani halus
Arti nama: Sepang adalah nama pohon yang digunakan sebagai bahan baku warna merah.
Simbol warna hidup, keberanian yang halus, dan kemampuan memberi rona pada keadaan tanpa harus gaduh.
Bango Dholog
#43
Lurus
Lurus
tenang, awas, sabar
Arti nama: Bango berarti bangau; dholog digambarkan sebagai diam terpaku.
Simbol diam yang awas, kesabaran menunggu waktu, dan kemampuan melihat peluang dalam hening.
Lar Munga
#44
Lurus
Lurus
berani, naik kelas, gagah
Arti nama: Lar berarti sayap; monga berarti harimau.
Simbol gabungan daya angkat, kekuatan rimba, dan kebesaran. Cocok untuk pemilik yang ingin simbol keberanian besar tetapi tetap bergerak naik.
Campur Bawur
#45
Luk
Luk 3
spiritual, menyatukan, tawakal
Arti nama: Campur berarti menyatu; bawur berarti bercampur atau melebur.
Dalam catatan Centhini, Campur Bawur melambangkan harapan persatuan pikiran dengan Gusti, seperti percampuran tembaga dan emas menjadi swasa.
Segara Winotan
#46
Luk
Luk 3
lapang, solutif, sabar
Arti nama: Segara berarti lautan; winotan berarti diberi jembatan atau ditata sebagai lintasan.
Simbol keluasan batin yang diberi jalan. Cocok untuk orang yang menghadapi perkara luas dan perlu jembatan solusi.
Rara Siduwa
#47
Luk
Luk 3
lembut, teguh, anggun
Arti nama: Rara adalah sebutan anak perawan; siduwa dijelaskan sebagai posisi duduk dengan tangan/anggota menekuk ke tanah.
Simbol kelembutan yang menyimpan keteguhan. Cocok untuk karakter halus tetapi tidak mudah digoyahkan.
Bakung
#48
Lurus
Lurus
bersih, menyejukkan, merawat
Arti nama: Bakung adalah nama sejenis bunga dari genus Hymenocallis; beberapa jenisnya dicatat sebagai tanaman obat.
Simbol kebersihan, penyembuhan, dan keanggunan sederhana. Cocok untuk pemilik yang ingin pusaka bernuansa adem dan bersih.
Naga Keras
#49
Luk
Luk 7
kokoh, protektif, teguh
Arti nama: Naga berarti ular raksasa; keras dimaknai deras dalam Kawi atau naga berbadan keras.
Simbol kekuatan pelindung yang deras, tidak mudah ditembus, dan cocok untuk karakter penjaga amanah berat.
Sempana Bungkem
#50
Luk
Luk 7
tertutup, cerdik, mampu menahan ucapan
Arti nama: Sempana terkait cerdik, mimpi, akhir baik, dan keselamatan; bungkem berarti tertutup atau membungkam.
Simbol kecerdikan yang tidak banyak bicara, rahasia yang dijaga, dan keselamatan lewat pengendalian tutur.
Carita Kasapta
#51
Luk
Luk 7
bijak, komunikatif, berpengalaman
Arti nama: Carita berarti ujaran yang baik; kasapta berasal dari sapta, yaitu tujuh.
Simbol ujaran baik yang matang lewat tujuh lapis pengalaman. Cocok untuk guru, penasihat, dan pemimpin yang banyak memberi arahan.
Carang Soka
#52
Luk
Luk 9
selektif, bertumbuh, halus rasa
Arti nama: Carang berarti ranting/cabang; soka merujuk pada pohon/bunga soka.
Dalam pembacaan simbolik, Carang Soka mengarah pada kemampuan memilih jalan baik, memilah cabang kehidupan, dan menjaga pertumbuhan yang indah.
Carita Kanawa
#53
Luk
Luk 9
naratif, tertata, mengajar
Arti nama: Carita berarti ujaran baik; Kanawa terkait nama/rangkaian dalam pakem dhapur luk.
Simbol kemampuan merangkai cerita dan nasihat menjadi pengaruh yang tertata. Cocok untuk pemilik yang bergerak di pendidikan, seni tutur, atau kepemimpinan budaya.
Jaruman
#54
Luk
Luk 9
harmonis, setia, kooperatif
Arti nama: Jaruman dimaknai sebagai kesatuan antara pria dan wanita.
Simbol penyatuan pasangan, kerja sama dua unsur, dan keseimbangan relasi. Cocok untuk harmoni rumah tangga atau kemitraan usaha.
Jarudeh
#55
Luk
Luk 9
sederhana, ngemong, waskita
Arti nama: Jarudeh kemungkinan berasal dari Juru Dyah, nama lain Semar/Bathara Ismaya.
Simbol tuntunan batin yang sederhana, kebijaksanaan punakawan, dan penjagaan dari sisi halus.
Paniwen
#56
Luk
Luk 9
telaten, menjaga, peka
Arti nama: Paniwen berkaitan dengan kelompok hewan darat bersayap atau abdi pemelihara unggas raja.
Simbol merawat yang hidup, menjaga titipan, dan kesiagaan terhadap hal kecil di lingkungan.
Carita Bungkem
#57
Luk
Luk 11
diam bijak, diplomatis, hati-hati
Arti nama: Carita berarti ujaran baik; bungkem berarti bungkam/menempel hingga gandhik.
Simbol kata-kata yang ditahan sampai waktunya tepat. Cocok untuk pemilik yang perlu menjaga rahasia, diplomasi, dan pengendalian ucapan.
Carita Keprabon
#58
Luk
Luk 11
anggun, berwibawa, sembada
Arti nama: Carita berarti ujaran baik; keprabon berasal dari prabu/ratu dan busana yang pantas atau sembada.
Simbol tutur yang pantas bagi pemimpin, kewibawaan yang anggun, dan nasihat yang punya martabat.
Carita Daleman
#59
Luk
Luk 11
halus, menjaga marwah, tertata
Arti nama: Carita berarti ujaran baik; daleman berarti segala milik raja.
Simbol nasihat dari ruang dalam: suara batin yang tertata, pantas untuk orang yang menjaga marwah keluarga atau lembaga.
Caluring Regol
#60
Luk
Luk 11
rapi, bertahap, fokus
Arti nama: Caluring Regol/Waluring dikaitkan dengan kata walur, yaitu suweg.
Simbol gerak dari longgar menuju rapat: kemampuan menata perkara yang awalnya renggang menjadi terkonsentrasi.
Carita Genengan
#61
Luk
Luk 11
membumi, membangun, kokoh
Arti nama: Carita berarti ujaran baik; genengan berarti punthuk/bukit/gundukan tanah.
Simbol nasihat yang menjadi pijakan tinggi. Cocok untuk orang yang ingin membangun reputasi dari dasar yang kokoh.
Carita Gandhu
#62
Luk
Luk 11
rendah hati, lentur, halus
Arti nama: Carita berarti ujaran baik; gandhu dapat berarti lutut atau ricikan ucu-ucu pertama di atas wadidang.
Simbol kerendahan hati untuk “berlutut” pada kebenaran dan menata ujaran dari dasar yang lembut.
Sabuk Tali
#63
Luk
Luk 11
setia, disiplin, mengikat janji
Arti nama: Sabuk berarti ikat pinggang; tali berarti pengikat.
Simbol ikatan komitmen, disiplin diri, dan kemampuan menahan agar hidup tidak tercerai-berai.
Jaka Wuru
#64
Luk
Luk 11
romantis, perlu kendali, jujur rasa
Arti nama: Jaka berarti jejaka; wuru berarti mabuk/mendem, dalam penjelasan juga dimaknai jejaka mabuk karena cinta.
Simbol gejolak rasa muda yang perlu diarahkan menjadi kesetiaan, bukan sekadar mabuk keinginan.
Santan
#65
Luk
Luk 11
merawat, menyembuhkan, lembut
Arti nama: Santan dalam catatan dikaitkan dengan serbuk kuning untuk obat sakit kulit gudhig.
Simbol penawar, perawatan luka halus, dan upaya memulihkan keadaan yang kasar menjadi lebih lembut.
Caluring
#66
Luk
Luk 13
bersahaja, tahan lama, konsisten
Arti nama: Caluring adalah dhapur luk 13 dalam gagrag Yogyakarta.
Simbol perjalanan panjang yang tetap sederhana pada pangkalnya. Cocok untuk orang yang menjalani tanggung jawab besar tetapi ingin tetap bersahaja.
Jalak
#67
Lurus
Lurus
peka, lincah, komunikatif, adaptif
Arti nama: Jalak merujuk pada burung jalak yang peka, lincah, dan mudah memberi tanda melalui suara.
Simbol kepekaan, kewaspadaan ringan, kelincahan membaca suasana, dan kemampuan menjaga hubungan sosial tanpa kehilangan arah pribadi.
Jaka Supa
#68
Lurus
Lurus
muda, teliti, ingat asal, bertanggung jawab
Arti nama: Jaka berarti pemuda/perjaka; Supa dalam tradisi nama dapat dikaitkan dengan ingatan, kewaspadaan, atau figur nama dalam kisah perkerisan.
Melambangkan pemuda yang belajar mengingat asal-usul, tekun menjaga amanah, dan berhati-hati sebelum mengambil keputusan besar.
Regol
#69
Lurus
Lurus
selektif, menjaga batas, terbuka terarah
Arti nama: Regol berarti gerbang atau pintu masuk menuju halaman/ruang utama.
Simbol pembuka jalan, penjaga ambang, dan kemampuan memilih siapa atau apa yang layak masuk ke ruang hidup.
Kebo Teki
#70
Lurus
Lurus
alot, tekun, tahan banting, sederhana
Arti nama: Kebo berarti kerbau; teki adalah rumput liar yang kuat tumbuh dan sulit diberantas.
Simbol daya tahan orang kecil yang alot, pekerja keras, sanggup bertahan dalam lahan sulit, dan tidak mudah tercerabut oleh keadaan.
Jalak Ruwuh
#71
Lurus
Lurus
ramai tetapi terarah, adaptif, sigap
Arti nama: Ruwuh berarti ramai, campur, atau suasana yang penuh gerak.
Melambangkan kemampuan tetap peka dan tertib di tengah keramaian, cocok untuk orang yang bekerja dalam lingkungan dinamis dan banyak urusan.
Sempana Bener
#72
Luk
Luk 7
cerdik, lurus niat, bijak, selamat
Arti nama: Sempana berkaitan dengan keselamatan, mimpi baik, dan akhir yang baik; bener berarti benar/lurus.
Simbol kecerdikan yang tidak menyimpang, mimpi yang diarahkan oleh kebenaran, dan keputusan luwes tetapi tetap punya garis etika.
Jamang Murub
#73
Lurus
Lurus
bercahaya, berwibawa, menjaga martabat
Arti nama: Jamang adalah perhiasan atau tanda kehormatan di kepala; murub berarti bercahaya/menyala.
Simbol kehormatan yang bersinar karena laku baik, bukan karena pamer. Cocok untuk pribadi yang ingin memancarkan wibawa bersih.
Tumenggung
#74
Lurus
Lurus
pemimpin, tertib, berwibawa, ngemong
Arti nama: Tumenggung adalah gelar pejabat/pemimpin dalam struktur Jawa.
Melambangkan tanggung jawab, tata kelola, kemampuan memimpin, dan keberanian mengambil keputusan untuk kepentingan yang lebih luas.
Pantrem
#75
Lurus
Lurus
tenang, meneduhkan, sabar, damai
Arti nama: Pantrem berasosiasi dengan rasa tenteram, diam, dan reda.
Simbol ketenangan setelah gejolak, kemampuan meredam emosi, serta menjaga rumah dan batin tetap adem.
Sinom Worawari
#76
Lurus
Lurus
segar, menarik, adaptif, halus
Arti nama: Sinom berarti pucuk muda; wora-wari merujuk bunga/warna yang mekar dan hidup.
Simbol masa muda yang tumbuh indah, kemampuan membawa kesegaran, dan daya tarik yang tidak kasar.
Yuyu Rumpung
#77
Lurus
Lurus
ulet, cerdik, bertahan, tidak malu proses
Arti nama: Yuyu berarti kepiting; rumpung memberi gambaran kehilangan bagian namun tetap bergerak.
Melambangkan daya hidup setelah kekurangan, kecerdikan bertahan, dan kemampuan berjalan menyamping mencari jalan keluar.
Mesem
#78
Lurus
Lurus
ramah, manis, menenangkan, memikat
Arti nama: Mesem berarti tersenyum.
Simbol keramahan, daya tarik halus, pendekatan lembut, dan kemampuan membuka hati orang tanpa memaksa.
Ron Teki
#79
Lurus
Lurus
telaten, sederhana, tahan, membumi
Arti nama: Ron berarti daun; teki adalah tanaman liar yang kuat hidup.
Simbol kesederhanaan yang tahan lama, ilmu kecil yang berguna, dan kemampuan merawat hidup dari hal-hal dasar.
Dungkul
#80
Lurus
Lurus
rendah hati, sabar, kuat diam-diam
Arti nama: Dungkul dapat dimaknai sebagai menunduk atau merendah.
Melambangkan kerendahan hati, laku tidak menonjol, dan kekuatan yang tidak perlu banyak bicara.
Kelap Lintah
#81
Lurus
Lurus
melekat tujuan, tekun, tidak mudah lepas
Arti nama: Kelap dapat dikaitkan dengan kilap/gerak cepat; lintah adalah hewan yang melekat kuat.
Simbol daya lekat, fokus pada tujuan, dan kemampuan bertahan sampai urusan selesai. Cocok untuk orang yang perlu konsisten mengejar target.
Sujen Ampel
#82
Lurus
Lurus
tajam, praktis, lentur, sederhana
Arti nama: Sujen berarti tusuk atau penusuk; ampel berasosiasi dengan bambu yang lentur namun kuat.
Simbol ketajaman yang sederhana, kelenturan, dan kemampuan menembus persoalan tanpa banyak hiasan.
Lar Ngatap
#83
Lurus
Lurus
melindungi, menaungi, lapang, peduli
Arti nama: Lar berarti sayap; ngatap memberi gambaran perlindungan seperti atap.
Simbol perlindungan yang menaungi, kemampuan mengangkat sekaligus melindungi keluarga atau kelompok.
Mayat Miring
#84
Lurus
Lurus
kontemplatif, waspada, tidak sombong
Arti nama: Mayat miring menggambarkan tubuh rebah miring; dalam budaya simbolik dapat dibaca sebagai peringatan fana.
Simbol eling pada kefanaan, keberanian melihat akhir, dan kesadaran untuk tidak sombong pada hidup.
Putut Kembar
#85
Lurus
Lurus
tekun, seimbang, setia belajar
Arti nama: Putut berarti cantrik/pencari ilmu; kembar berarti dua yang sepadan.
Simbol keseimbangan dua murid, dua jalan ilmu, atau dua sisi diri yang perlu dilatih bersama: lahir dan batin.
Kala Munyeng
#86
Luk
Luk 5
analitis, tahan tekanan, mencari pusat
Arti nama: Kala berarti masa/waktu atau daya yang menekan; munyeng berarti pusing/berputar.
Simbol kemampuan menghadapi masa yang membingungkan, menata pikiran berputar, dan menemukan titik pusat di tengah kekacauan.
Pinarak
#87
Lurus
Lurus
ramah, menghargai, tertata, santun
Arti nama: Pinarak dalam bahasa Jawa halus bermakna singgah/duduk dengan hormat.
Simbol keramahan menerima tamu, kedudukan yang pantas, dan kemampuan membuat orang merasa dihargai.
Tilam Sari
#88
Lurus
Lurus
teduh, harum nama, pemelihara
Arti nama: Tilam berarti alas tidur; sari berarti inti, bunga, atau keharuman.
Simbol keteduhan rumah yang harum, inti kenyamanan keluarga, dan hidup yang dirawat dengan kelembutan.
Jalak Tilam Sari
#89
Lurus
Lurus
peka, teduh, menjaga keluarga
Arti nama: Jalak melambangkan kepekaan; Tilam Sari melambangkan keteduhan dan sari kebaikan.
Simbol kepekaan sosial yang membawa keteduhan rumah, cocok untuk orang yang menjaga hubungan keluarga dan lingkungan.
Wora Wari
#90
Lurus
Lurus
indah, cerah, menarik, hidup
Arti nama: Wora-wari adalah bunga; simbol warna, keindahan, dan daya hidup.
Melambangkan daya tarik yang alami, kemampuan memperindah keadaan, dan rasa hidup yang cerah tanpa kehilangan akar.
Marak
#91
Lurus
Lurus
hadir, berani, jelas, responsif
Arti nama: Marak dapat dipahami sebagai mendekat/hadir dengan kuat.
Simbol keberanian tampil, mendekat pada tujuan, dan tidak menghindar dari panggilan tanggung jawab.
Damar Murub
#92
Lurus
Lurus
menerangi, bijak, hangat, inspiratif
Arti nama: Damar adalah lampu/pelita; murub berarti menyala.
Simbol penerangan batin, ilmu yang menyala, dan kemampuan menjadi cahaya kecil di tengah gelap.
Jaka Lola Sepang
#93
Lurus
Lurus
mandiri, tabah, kreatif, bangkit
Arti nama: Jaka berarti pemuda; lola berarti yatim/terpisah dari sandaran; sepang memberi citra warna merah hidup.
Simbol pemuda yang belajar mandiri setelah kehilangan sandaran, lalu memberi warna baru pada hidupnya.
Cundrik
#94
Lurus
Lurus
ringkas, tajam, siap, tepat
Arti nama: Cundrik merujuk pada senjata kecil/tajam yang ringkas.
Simbol ketepatan kecil, kesiapsiagaan pribadi, dan kekuatan yang tidak besar ukurannya tetapi tepat guna.
Cengkrong
#95
Lurus
Lurus
kuat memegang, setia, tahan tekanan
Arti nama: Cengkrong dapat dibaca sebagai mencengkeram/menahan.
Simbol kemampuan menggenggam tanggung jawab, tidak mudah lepas dari amanah, dan bertahan saat situasi menekan.
Naga Tapa
#96
Luk
Luk 9
kuat, menahan diri, spiritual, wibawa
Arti nama: Naga adalah simbol kekuatan besar; tapa berarti laku asketik/menahan diri.
Simbol kekuatan besar yang dikendalikan oleh tirakat, cocok untuk pemilik yang ingin kuasa batin tanpa arogan.
Jalak Ngoceh
#97
Lurus
Lurus
cerewet positif, komunikatif, luwes
Arti nama: Jalak adalah burung; ngoceh berarti berkicau atau banyak bersuara.
Simbol kecakapan bicara, pemasaran, kabar baik, dan kemampuan menghidupkan suasana.
Kala Nadah
#98
Luk
Luk 5
tabah, menampung, bijak, tahan uji
Arti nama: Kala berarti masa/waktu; nadah berarti menerima/menampung.
Simbol kemampuan menerima masa sulit tanpa patah, menampung pengalaman, lalu mengolahnya menjadi kebijaksanaan.
Pundhak Sategal
#99
Lurus
Lurus
kuat memikul, pekerja, tangguh
Arti nama: Pundhak berarti bahu; sategal berarti satu bidang tegal atau lahan.
Simbol bahu yang sanggup memikul lahan luas: tanggung jawab besar, kerja nyata, dan ketahanan nafkah.
Kala Dite
#100
Luk
Luk 5
waspada, tepat waktu, hati-hati
Arti nama: Kala berarti masa/waktu; Dite dapat dibaca sebagai nama/penanda daya tertentu dalam tradisi nama.
Simbol kewaspadaan pada waktu yang tajam, kemampuan membaca saat tepat, dan menahan langkah sebelum tergesa.
Pandan Sarawa
#101
Lurus
Lurus
harum, berguna, lembut tetapi tegas
Arti nama: Pandan melambangkan harum, manfaat, dan perlindungan; sarawa memberi kesan menyebar/serba hadir.
Simbol nama harum yang bermanfaat, kelembutan yang tetap punya duri penjaga, dan kemampuan menebarkan kebaikan.
Jalak Barong atau Jalak Makara
#102
Lurus
Lurus
protektif, peka, gagah, waspada
Arti nama: Jalak melambangkan kepekaan; Barong/Makara memberi citra pelindung dan kekuatan mitologis.
Simbol kepekaan yang dilindungi daya besar, cocok untuk penjaga rumah, usaha, atau orang yang sering menghadapi energi sosial berat.
Bango Dolok Leres
#103
Lurus
Lurus
tenang, lurus, awas, sabar
Arti nama: Bango berarti bangau; dolok/dolog menggambarkan diam tegak; leres berarti benar/lurus.
Simbol kesabaran yang benar arah, diam yang tidak kosong, dan kewaspadaan lurus tanpa banyak bicara.
Singa Barong Leres
#104
Lurus
Lurus
berani, lurus, pelindung, berwibawa
Arti nama: Singa Barong memberi citra keberanian dan pelindung; leres berarti benar/lurus.
Simbol keberanian yang benar, wibawa pelindung, dan kekuatan besar yang tidak menyimpang dari etika.
Kikik
#105
Lurus
Lurus
setia, peka, protektif, waspada
Arti nama: Kikik berasosiasi dengan anjing kecil/penjaga yang peka.
Simbol kesetiaan, naluri jaga, dan kemampuan memberi tanda saat ada sesuatu yang tidak beres.
Mahesa Kantong
#106
Lurus
Lurus
hemat, kuat, menabung tenaga, membumi
Arti nama: Mahesa berarti kerbau; kantong berarti wadah penyimpan.
Simbol tenaga besar yang pandai menyimpan bekal, menjaga cadangan, dan tidak mudah menghabiskan sumber daya.
Maraseba
#107
Lurus
Lurus
santun, siap menghadap, tertib, hormat
Arti nama: Seba berarti menghadap/menyampaikan diri; maraseba memberi kesan datang dengan tata krama.
Simbol kesanggupan menghadap tanggung jawab, hormat pada tata nilai, dan kemampuan membawa diri di hadapan pemimpin atau guru.
Cadhong
#200
Lurus
Lurus
seimbang, adaptif, berhati-hati, bertujuan
Arti nama: nama dhapur dibaca sebagai simbol laku, watak, dan ricikan yang membangun kesan pusaka.
Filosofinya menekankan keseimbangan antara niat, tindakan, dan tanggung jawab pribadi. Dhapur ini dipakai sebagai bahasa simbolik untuk membaca kecocokan karakter, bukan sebagai kepastian nasib.
Dhuwung
#201
Lurus
Lurus
seimbang, adaptif, berhati-hati, bertujuan
Arti nama: nama dhapur dibaca sebagai simbol laku, watak, dan ricikan yang membangun kesan pusaka.
Filosofinya menekankan keseimbangan antara niat, tindakan, dan tanggung jawab pribadi. Dhapur ini dipakai sebagai bahasa simbolik untuk membaca kecocokan karakter, bukan sebagai kepastian nasib.
Duduk Waru
#202
Lurus
Lurus
teduh, menata, menumbuhkan, mengayomi
Arti nama: nama dhapur dibaca sebagai simbol laku, watak, dan ricikan yang membangun kesan pusaka.
Filosofinya menekankan keteduhan, daya tumbuh, dan kemampuan menata ruang hidup agar rezeki tidak buyar. Dhapur ini dipakai sebagai bahasa simbolik untuk membaca kecocokan karakter, bukan sebagai kepastian nasib.
Eling Pati
#203
Lurus
Lurus
waspada, rendah hati, mawas diri, matang batin
Arti nama: nama dhapur dibaca sebagai simbol laku, watak, dan ricikan yang membangun kesan pusaka.
Filosofinya menekankan mawas diri: manusia perlu sadar waktu, batas, dan akibat dari setiap keputusan. Dhapur ini dipakai sebagai bahasa simbolik untuk membaca kecocokan karakter, bukan sebagai kepastian nasib.
Gumbeng
#204
Lurus
Lurus
seimbang, adaptif, berhati-hati, bertujuan
Arti nama: nama dhapur dibaca sebagai simbol laku, watak, dan ricikan yang membangun kesan pusaka.
Filosofinya menekankan keseimbangan antara niat, tindakan, dan tanggung jawab pribadi. Dhapur ini dipakai sebagai bahasa simbolik untuk membaca kecocokan karakter, bukan sebagai kepastian nasib.
Jalak Buda
#205
Lurus
Lurus
peka, komunikatif, lincah, membaca tanda
Arti nama: jalak sebagai lambang kepekaan, komunikasi, dan tanda perubahan.
Filosofinya menekankan kepekaan membaca tanda; cepat bergerak, tetapi tidak kehilangan arah. Dhapur ini dipakai sebagai bahasa simbolik untuk membaca kecocokan karakter, bukan sebagai kepastian nasib.
Jalak Mangan Lurung
#206
Lurus
Lurus
peka, komunikatif, lincah, membaca tanda
Arti nama: jalak sebagai lambang kepekaan, komunikasi, dan tanda perubahan.
Filosofinya menekankan kepekaan membaca tanda; cepat bergerak, tetapi tidak kehilangan arah. Dhapur ini dipakai sebagai bahasa simbolik untuk membaca kecocokan karakter, bukan sebagai kepastian nasib.
Jalak Ngepan
#207
Lurus
Lurus
peka, komunikatif, lincah, membaca tanda
Arti nama: jalak sebagai lambang kepekaan, komunikasi, dan tanda perubahan.
Filosofinya menekankan kepekaan membaca tanda; cepat bergerak, tetapi tidak kehilangan arah. Dhapur ini dipakai sebagai bahasa simbolik untuk membaca kecocokan karakter, bukan sebagai kepastian nasib.
Jalak Ngunuh
#208
Lurus
Lurus
peka, komunikatif, lincah, membaca tanda
Arti nama: jalak sebagai lambang kepekaan, komunikasi, dan tanda perubahan.
Filosofinya menekankan kepekaan membaca tanda; cepat bergerak, tetapi tidak kehilangan arah. Dhapur ini dipakai sebagai bahasa simbolik untuk membaca kecocokan karakter, bukan sebagai kepastian nasib.
Jalak Nguwung
#209
Lurus
Lurus
peka, komunikatif, lincah, membaca tanda
Arti nama: jalak sebagai lambang kepekaan, komunikasi, dan tanda perubahan.
Filosofinya menekankan kepekaan membaca tanda; cepat bergerak, tetapi tidak kehilangan arah. Dhapur ini dipakai sebagai bahasa simbolik untuk membaca kecocokan karakter, bukan sebagai kepastian nasib.
Jalak Piturun
#210
Lurus
Lurus
peka, komunikatif, lincah, membaca tanda
Arti nama: jalak sebagai lambang kepekaan, komunikasi, dan tanda perubahan.
Filosofinya menekankan kepekaan membaca tanda; cepat bergerak, tetapi tidak kehilangan arah. Dhapur ini dipakai sebagai bahasa simbolik untuk membaca kecocokan karakter, bukan sebagai kepastian nasib.
Joan Mangan Kala
#211
Lurus
Lurus
waspada, rendah hati, mawas diri, matang batin
Arti nama: kala sebagai lambang waktu, kewaspadaan, dan keberanian menghadapi masa sulit.
Filosofinya menekankan mawas diri: manusia perlu sadar waktu, batas, dan akibat dari setiap keputusan. Dhapur ini dipakai sebagai bahasa simbolik untuk membaca kecocokan karakter, bukan sebagai kepastian nasib.
Kala Data
#212
Lurus
Lurus
waspada, rendah hati, mawas diri, matang batin
Arti nama: kala sebagai lambang waktu, kewaspadaan, dan keberanian menghadapi masa sulit.
Filosofinya menekankan mawas diri: manusia perlu sadar waktu, batas, dan akibat dari setiap keputusan. Dhapur ini dipakai sebagai bahasa simbolik untuk membaca kecocokan karakter, bukan sebagai kepastian nasib.
Kebo Dhendheng
#213
Lurus
Lurus
ulet, tahan uji, membumi, pekerja keras
Arti nama: kebo/mahesa sebagai lambang ketahanan, kerja berat, dan kemantapan bumi.
Filosofinya menekankan kerja tekun, kesabaran, dan kemampuan menyimpan tenaga sampai waktu yang tepat. Dhapur ini dipakai sebagai bahasa simbolik untuk membaca kecocokan karakter, bukan sebagai kepastian nasib.
Kebo Dhungkul
#214
Lurus
Lurus
ulet, tahan uji, membumi, pekerja keras
Arti nama: kebo/mahesa sebagai lambang ketahanan, kerja berat, dan kemantapan bumi.
Filosofinya menekankan kerja tekun, kesabaran, dan kemampuan menyimpan tenaga sampai waktu yang tepat. Dhapur ini dipakai sebagai bahasa simbolik untuk membaca kecocokan karakter, bukan sebagai kepastian nasib.
Kebo Giring
#215
Lurus
Lurus
ulet, tahan uji, membumi, pekerja keras
Arti nama: kebo/mahesa sebagai lambang ketahanan, kerja berat, dan kemantapan bumi.
Filosofinya menekankan kerja tekun, kesabaran, dan kemampuan menyimpan tenaga sampai waktu yang tepat. Dhapur ini dipakai sebagai bahasa simbolik untuk membaca kecocokan karakter, bukan sebagai kepastian nasib.
Kebo Kanthong
#216
Lurus
Lurus
ulet, tahan uji, membumi, pekerja keras
Arti nama: kebo/mahesa sebagai lambang ketahanan, kerja berat, dan kemantapan bumi.
Filosofinya menekankan kerja tekun, kesabaran, dan kemampuan menyimpan tenaga sampai waktu yang tepat. Dhapur ini dipakai sebagai bahasa simbolik untuk membaca kecocokan karakter, bukan sebagai kepastian nasib.
Mayat
#217
Lurus
Lurus
waspada, rendah hati, mawas diri, matang batin
Arti nama: nama dhapur dibaca sebagai simbol laku, watak, dan ricikan yang membangun kesan pusaka.
Filosofinya menekankan mawas diri: manusia perlu sadar waktu, batas, dan akibat dari setiap keputusan. Dhapur ini dipakai sebagai bahasa simbolik untuk membaca kecocokan karakter, bukan sebagai kepastian nasib.
Naga Seluman
#218
Lurus
Lurus
protektif, kuat, berwibawa, menjaga amanah
Arti nama: naga sebagai citra kuasa, penjagaan, dan daya hidup besar.
Filosofinya menekankan daya besar yang tidak liar: kekuatan harus menjadi penjagaan, bukan sekadar dominasi. Dhapur ini dipakai sebagai bahasa simbolik untuk membaca kecocokan karakter, bukan sebagai kepastian nasib.
Naga Tapapasa
#219
Lurus
Lurus
protektif, kuat, berwibawa, menjaga amanah
Arti nama: naga sebagai citra kuasa, penjagaan, dan daya hidup besar.
Filosofinya menekankan daya besar yang tidak liar: kekuatan harus menjadi penjagaan, bukan sekadar dominasi. Dhapur ini dipakai sebagai bahasa simbolik untuk membaca kecocokan karakter, bukan sebagai kepastian nasib.
Panji Penganten
#220
Lurus
Lurus
tertib, bijak, terarah, mampu mengatur
Arti nama: panji sebagai citra kepemimpinan halus, tata krama, dan kehormatan.
Filosofinya menekankan keteraturan laku, kecerdikan memilih jalan, dan kehormatan dalam membawa amanah. Dhapur ini dipakai sebagai bahasa simbolik untuk membaca kecocokan karakter, bukan sebagai kepastian nasib.
Pulang Geni
#221
Lurus
Lurus
teduh, menata, menumbuhkan, mengayomi
Arti nama: api/pelita sebagai lambang penerangan, semangat, dan keberanian yang diarahkan.
Filosofinya menekankan keteduhan, daya tumbuh, dan kemampuan menata ruang hidup agar rezeki tidak buyar. Dhapur ini dipakai sebagai bahasa simbolik untuk membaca kecocokan karakter, bukan sebagai kepastian nasib.
Sampur
#222
Lurus
Lurus
seimbang, adaptif, berhati-hati, bertujuan
Arti nama: nama dhapur dibaca sebagai simbol laku, watak, dan ricikan yang membangun kesan pusaka.
Filosofinya menekankan keseimbangan antara niat, tindakan, dan tanggung jawab pribadi. Dhapur ini dipakai sebagai bahasa simbolik untuk membaca kecocokan karakter, bukan sebagai kepastian nasib.
Sardula Mangsah
#223
Lurus
Lurus
seimbang, adaptif, berhati-hati, bertujuan
Arti nama: nama dhapur dibaca sebagai simbol laku, watak, dan ricikan yang membangun kesan pusaka.
Filosofinya menekankan keseimbangan antara niat, tindakan, dan tanggung jawab pribadi. Dhapur ini dipakai sebagai bahasa simbolik untuk membaca kecocokan karakter, bukan sebagai kepastian nasib.
Semar Mendem
#224
Lurus
Lurus
waspada, rendah hati, mawas diri, matang batin
Arti nama: Semar sebagai citra pamomong, kesederhanaan, dan kebijaksanaan batin.
Filosofinya menekankan mawas diri: manusia perlu sadar waktu, batas, dan akibat dari setiap keputusan. Dhapur ini dipakai sebagai bahasa simbolik untuk membaca kecocokan karakter, bukan sebagai kepastian nasib.
Semar Pethak
#225
Lurus
Lurus
waspada, rendah hati, mawas diri, matang batin
Arti nama: Semar sebagai citra pamomong, kesederhanaan, dan kebijaksanaan batin.
Filosofinya menekankan mawas diri: manusia perlu sadar waktu, batas, dan akibat dari setiap keputusan. Dhapur ini dipakai sebagai bahasa simbolik untuk membaca kecocokan karakter, bukan sebagai kepastian nasib.
Sempaner
#226
Lurus
Lurus
seimbang, adaptif, berhati-hati, bertujuan
Arti nama: nama dhapur dibaca sebagai simbol laku, watak, dan ricikan yang membangun kesan pusaka.
Filosofinya menekankan keseimbangan antara niat, tindakan, dan tanggung jawab pribadi. Dhapur ini dipakai sebagai bahasa simbolik untuk membaca kecocokan karakter, bukan sebagai kepastian nasib.
Sigar Jantung
#227
Lurus
Lurus
seimbang, adaptif, berhati-hati, bertujuan
Arti nama: nama dhapur dibaca sebagai simbol laku, watak, dan ricikan yang membangun kesan pusaka.
Filosofinya menekankan keseimbangan antara niat, tindakan, dan tanggung jawab pribadi. Dhapur ini dipakai sebagai bahasa simbolik untuk membaca kecocokan karakter, bukan sebagai kepastian nasib.
Sineba
#228
Lurus
Lurus
seimbang, adaptif, berhati-hati, bertujuan
Arti nama: nama dhapur dibaca sebagai simbol laku, watak, dan ricikan yang membangun kesan pusaka.
Filosofinya menekankan keseimbangan antara niat, tindakan, dan tanggung jawab pribadi. Dhapur ini dipakai sebagai bahasa simbolik untuk membaca kecocokan karakter, bukan sebagai kepastian nasib.
Singa
#229
Lurus
Lurus
berani, tegas, tanggung jawab, memimpin
Arti nama: singa sebagai citra keberanian, wibawa, dan pelindung.
Filosofinya menekankan keberanian yang disertai tata nilai, sehingga wibawa tidak berubah menjadi kesombongan. Dhapur ini dipakai sebagai bahasa simbolik untuk membaca kecocokan karakter, bukan sebagai kepastian nasib.
Singa Barong
#230
Lurus
Lurus
berani, tegas, tanggung jawab, memimpin
Arti nama: singa sebagai citra keberanian, wibawa, dan pelindung.
Filosofinya menekankan keberanian yang disertai tata nilai, sehingga wibawa tidak berubah menjadi kesombongan. Dhapur ini dipakai sebagai bahasa simbolik untuk membaca kecocokan karakter, bukan sebagai kepastian nasib.
Singa Lar
#231
Lurus
Lurus
berani, tegas, tanggung jawab, memimpin
Arti nama: singa sebagai citra keberanian, wibawa, dan pelindung.
Filosofinya menekankan keberanian yang disertai tata nilai, sehingga wibawa tidak berubah menjadi kesombongan. Dhapur ini dipakai sebagai bahasa simbolik untuk membaca kecocokan karakter, bukan sebagai kepastian nasib.
Singa Sangu Tumpeng
#232
Lurus
Lurus
berani, tegas, tanggung jawab, memimpin
Arti nama: singa sebagai citra keberanian, wibawa, dan pelindung.
Filosofinya menekankan keberanian yang disertai tata nilai, sehingga wibawa tidak berubah menjadi kesombongan. Dhapur ini dipakai sebagai bahasa simbolik untuk membaca kecocokan karakter, bukan sebagai kepastian nasib.
Singa Sineba
#233
Lurus
Lurus
berani, tegas, tanggung jawab, memimpin
Arti nama: singa sebagai citra keberanian, wibawa, dan pelindung.
Filosofinya menekankan keberanian yang disertai tata nilai, sehingga wibawa tidak berubah menjadi kesombongan. Dhapur ini dipakai sebagai bahasa simbolik untuk membaca kecocokan karakter, bukan sebagai kepastian nasib.
Sinom Robyong
#234
Lurus
Lurus
teduh, menata, menumbuhkan, mengayomi
Arti nama: nama dhapur dibaca sebagai simbol laku, watak, dan ricikan yang membangun kesan pusaka.
Filosofinya menekankan keteduhan, daya tumbuh, dan kemampuan menata ruang hidup agar rezeki tidak buyar. Dhapur ini dipakai sebagai bahasa simbolik untuk membaca kecocokan karakter, bukan sebagai kepastian nasib.
Surapati
#235
Lurus
Lurus
seimbang, adaptif, berhati-hati, bertujuan
Arti nama: nama dhapur dibaca sebagai simbol laku, watak, dan ricikan yang membangun kesan pusaka.
Filosofinya menekankan keseimbangan antara niat, tindakan, dan tanggung jawab pribadi. Dhapur ini dipakai sebagai bahasa simbolik untuk membaca kecocokan karakter, bukan sebagai kepastian nasib.
Sutama Bandung
#236
Lurus
Lurus
seimbang, adaptif, berhati-hati, bertujuan
Arti nama: nama dhapur dibaca sebagai simbol laku, watak, dan ricikan yang membangun kesan pusaka.
Filosofinya menekankan keseimbangan antara niat, tindakan, dan tanggung jawab pribadi. Dhapur ini dipakai sebagai bahasa simbolik untuk membaca kecocokan karakter, bukan sebagai kepastian nasib.
Tebu Sauyun
#237
Lurus
Lurus
teduh, menata, menumbuhkan, mengayomi
Arti nama: nama dhapur dibaca sebagai simbol laku, watak, dan ricikan yang membangun kesan pusaka.
Filosofinya menekankan keteduhan, daya tumbuh, dan kemampuan menata ruang hidup agar rezeki tidak buyar. Dhapur ini dipakai sebagai bahasa simbolik untuk membaca kecocokan karakter, bukan sebagai kepastian nasib.
Singa Sinebani Dilah
#238
Luk
Luk 1
berani, tegas, tanggung jawab, memimpin
Arti nama: singa sebagai citra keberanian, wibawa, dan pelindung.
Filosofinya menekankan keberanian yang disertai tata nilai, sehingga wibawa tidak berubah menjadi kesombongan. Dhapur ini dipakai sebagai bahasa simbolik untuk membaca kecocokan karakter, bukan sebagai kepastian nasib.
Campur Bawur Luk V A
#239
Luk
Luk 3
seimbang, adaptif, berhati-hati, bertujuan
Arti nama: nama dhapur dibaca sebagai simbol laku, watak, dan ricikan yang membangun kesan pusaka.
Filosofinya menekankan keseimbangan antara niat, tindakan, dan tanggung jawab pribadi. Dhapur ini dipakai sebagai bahasa simbolik untuk membaca kecocokan karakter, bukan sebagai kepastian nasib.
Campur Bawur Luk V B
#240
Luk
Luk 3
seimbang, adaptif, berhati-hati, bertujuan
Arti nama: nama dhapur dibaca sebagai simbol laku, watak, dan ricikan yang membangun kesan pusaka.
Filosofinya menekankan keseimbangan antara niat, tindakan, dan tanggung jawab pribadi. Dhapur ini dipakai sebagai bahasa simbolik untuk membaca kecocokan karakter, bukan sebagai kepastian nasib.
Jangkung Cinarita
#241
Luk
Luk 3
tertib, bijak, terarah, mampu mengatur
Arti nama: nama dhapur dibaca sebagai simbol laku, watak, dan ricikan yang membangun kesan pusaka.
Filosofinya menekankan keteraturan laku, kecerdikan memilih jalan, dan kehormatan dalam membawa amanah. Dhapur ini dipakai sebagai bahasa simbolik untuk membaca kecocokan karakter, bukan sebagai kepastian nasib.
Jangkung Mangkunegara
#242
Luk
Luk 3
tertib, bijak, terarah, mampu mengatur
Arti nama: nama dhapur dibaca sebagai simbol laku, watak, dan ricikan yang membangun kesan pusaka.
Filosofinya menekankan keteraturan laku, kecerdikan memilih jalan, dan kehormatan dalam membawa amanah. Dhapur ini dipakai sebagai bahasa simbolik untuk membaca kecocokan karakter, bukan sebagai kepastian nasib.
Jangkung Mangkurat
#243
Luk
Luk 3
tertib, bijak, terarah, mampu mengatur
Arti nama: nama dhapur dibaca sebagai simbol laku, watak, dan ricikan yang membangun kesan pusaka.
Filosofinya menekankan keteraturan laku, kecerdikan memilih jalan, dan kehormatan dalam membawa amanah. Dhapur ini dipakai sebagai bahasa simbolik untuk membaca kecocokan karakter, bukan sebagai kepastian nasib.
Jangkung Mayang
#244
Luk
Luk 3
tertib, bijak, terarah, mampu mengatur
Arti nama: nama dhapur dibaca sebagai simbol laku, watak, dan ricikan yang membangun kesan pusaka.
Filosofinya menekankan keteraturan laku, kecerdikan memilih jalan, dan kehormatan dalam membawa amanah. Dhapur ini dipakai sebagai bahasa simbolik untuk membaca kecocokan karakter, bukan sebagai kepastian nasib.
Jangkung Pacar
#245
Luk
Luk 3
tertib, bijak, terarah, mampu mengatur
Arti nama: nama dhapur dibaca sebagai simbol laku, watak, dan ricikan yang membangun kesan pusaka.
Filosofinya menekankan keteraturan laku, kecerdikan memilih jalan, dan kehormatan dalam membawa amanah. Dhapur ini dipakai sebagai bahasa simbolik untuk membaca kecocokan karakter, bukan sebagai kepastian nasib.
Jangkung Panoleh
#246
Luk
Luk 3
tertib, bijak, terarah, mampu mengatur
Arti nama: nama dhapur dibaca sebagai simbol laku, watak, dan ricikan yang membangun kesan pusaka.
Filosofinya menekankan keteraturan laku, kecerdikan memilih jalan, dan kehormatan dalam membawa amanah. Dhapur ini dipakai sebagai bahasa simbolik untuk membaca kecocokan karakter, bukan sebagai kepastian nasib.
Kebo Nabrang
#247
Luk
Luk 3
ulet, tahan uji, membumi, pekerja keras
Arti nama: kebo/mahesa sebagai lambang ketahanan, kerja berat, dan kemantapan bumi.
Filosofinya menekankan kerja tekun, kesabaran, dan kemampuan menyimpan tenaga sampai waktu yang tepat. Dhapur ini dipakai sebagai bahasa simbolik untuk membaca kecocokan karakter, bukan sebagai kepastian nasib.
Kebo Nempuh
#248
Luk
Luk 3
ulet, tahan uji, membumi, pekerja keras
Arti nama: kebo/mahesa sebagai lambang ketahanan, kerja berat, dan kemantapan bumi.
Filosofinya menekankan kerja tekun, kesabaran, dan kemampuan menyimpan tenaga sampai waktu yang tepat. Dhapur ini dipakai sebagai bahasa simbolik untuk membaca kecocokan karakter, bukan sebagai kepastian nasib.
Kebo Soka
#249
Luk
Luk 3
ulet, tahan uji, membumi, pekerja keras
Arti nama: kebo/mahesa sebagai lambang ketahanan, kerja berat, dan kemantapan bumi.
Filosofinya menekankan kerja tekun, kesabaran, dan kemampuan menyimpan tenaga sampai waktu yang tepat. Dhapur ini dipakai sebagai bahasa simbolik untuk membaca kecocokan karakter, bukan sebagai kepastian nasib.
Manglar Munga
#250
Luk
Luk 3
seimbang, adaptif, berhati-hati, bertujuan
Arti nama: nama dhapur dibaca sebagai simbol laku, watak, dan ricikan yang membangun kesan pusaka.
Filosofinya menekankan keseimbangan antara niat, tindakan, dan tanggung jawab pribadi. Dhapur ini dipakai sebagai bahasa simbolik untuk membaca kecocokan karakter, bukan sebagai kepastian nasib.
Panji Waluring
#251
Luk
Luk 3
tertib, bijak, terarah, mampu mengatur
Arti nama: panji sebagai citra kepemimpinan halus, tata krama, dan kehormatan.
Filosofinya menekankan keteraturan laku, kecerdikan memilih jalan, dan kehormatan dalam membawa amanah. Dhapur ini dipakai sebagai bahasa simbolik untuk membaca kecocokan karakter, bukan sebagai kepastian nasib.
Panji Kuda
#252
Luk
Luk 3
tertib, bijak, terarah, mampu mengatur
Arti nama: panji sebagai citra kepemimpinan halus, tata krama, dan kehormatan.
Filosofinya menekankan keteraturan laku, kecerdikan memilih jalan, dan kehormatan dalam membawa amanah. Dhapur ini dipakai sebagai bahasa simbolik untuk membaca kecocokan karakter, bukan sebagai kepastian nasib.
Pudhak Jangkung
#253
Luk
Luk 3
tertib, bijak, terarah, mampu mengatur
Arti nama: nama dhapur dibaca sebagai simbol laku, watak, dan ricikan yang membangun kesan pusaka.
Filosofinya menekankan keteraturan laku, kecerdikan memilih jalan, dan kehormatan dalam membawa amanah. Dhapur ini dipakai sebagai bahasa simbolik untuk membaca kecocokan karakter, bukan sebagai kepastian nasib.
Sembada
#254
Luk
Luk 3
seimbang, adaptif, berhati-hati, bertujuan
Arti nama: nama dhapur dibaca sebagai simbol laku, watak, dan ricikan yang membangun kesan pusaka.
Filosofinya menekankan keseimbangan antara niat, tindakan, dan tanggung jawab pribadi. Dhapur ini dipakai sebagai bahasa simbolik untuk membaca kecocokan karakter, bukan sebagai kepastian nasib.
Anoman
#255
Luk
Luk 5
seimbang, adaptif, berhati-hati, bertujuan
Arti nama: nama dhapur dibaca sebagai simbol laku, watak, dan ricikan yang membangun kesan pusaka.
Filosofinya menekankan keseimbangan antara niat, tindakan, dan tanggung jawab pribadi. Dhapur ini dipakai sebagai bahasa simbolik untuk membaca kecocokan karakter, bukan sebagai kepastian nasib.
Cundrik Pandhawa
#256
Luk
Luk 5
tertib, bijak, terarah, mampu mengatur
Arti nama: nama dhapur dibaca sebagai simbol laku, watak, dan ricikan yang membangun kesan pusaka.
Filosofinya menekankan keteraturan laku, kecerdikan memilih jalan, dan kehormatan dalam membawa amanah. Dhapur ini dipakai sebagai bahasa simbolik untuk membaca kecocokan karakter, bukan sebagai kepastian nasib.
Dholog
#257
Luk
Luk 5
seimbang, adaptif, berhati-hati, bertujuan
Arti nama: nama dhapur dibaca sebagai simbol laku, watak, dan ricikan yang membangun kesan pusaka.
Filosofinya menekankan keseimbangan antara niat, tindakan, dan tanggung jawab pribadi. Dhapur ini dipakai sebagai bahasa simbolik untuk membaca kecocokan karakter, bukan sebagai kepastian nasib.
Hurap-Hurap
#258
Luk
Luk 5
seimbang, adaptif, berhati-hati, bertujuan
Arti nama: nama dhapur dibaca sebagai simbol laku, watak, dan ricikan yang membangun kesan pusaka.
Filosofinya menekankan keseimbangan antara niat, tindakan, dan tanggung jawab pribadi. Dhapur ini dipakai sebagai bahasa simbolik untuk membaca kecocokan karakter, bukan sebagai kepastian nasib.
Kebo Dhengen
#259
Luk
Luk 5
ulet, tahan uji, membumi, pekerja keras
Arti nama: kebo/mahesa sebagai lambang ketahanan, kerja berat, dan kemantapan bumi.
Filosofinya menekankan kerja tekun, kesabaran, dan kemampuan menyimpan tenaga sampai waktu yang tepat. Dhapur ini dipakai sebagai bahasa simbolik untuk membaca kecocokan karakter, bukan sebagai kepastian nasib.
Kebo Tedhan
#260
Luk
Luk 5
ulet, tahan uji, membumi, pekerja keras
Arti nama: kebo/mahesa sebagai lambang ketahanan, kerja berat, dan kemantapan bumi.
Filosofinya menekankan kerja tekun, kesabaran, dan kemampuan menyimpan tenaga sampai waktu yang tepat. Dhapur ini dipakai sebagai bahasa simbolik untuk membaca kecocokan karakter, bukan sebagai kepastian nasib.
Kebo Tedhas
#261
Luk
Luk 5
ulet, tahan uji, membumi, pekerja keras
Arti nama: kebo/mahesa sebagai lambang ketahanan, kerja berat, dan kemantapan bumi.
Filosofinya menekankan kerja tekun, kesabaran, dan kemampuan menyimpan tenaga sampai waktu yang tepat. Dhapur ini dipakai sebagai bahasa simbolik untuk membaca kecocokan karakter, bukan sebagai kepastian nasib.
Naga Salira
#262
Luk
Luk 5
protektif, kuat, berwibawa, menjaga amanah
Arti nama: naga sebagai citra kuasa, penjagaan, dan daya hidup besar.
Filosofinya menekankan daya besar yang tidak liar: kekuatan harus menjadi penjagaan, bukan sekadar dominasi. Dhapur ini dipakai sebagai bahasa simbolik untuk membaca kecocokan karakter, bukan sebagai kepastian nasib.
Pandhawa
#263
Luk
Luk 5
tertib, bijak, terarah, mampu mengatur
Arti nama: nama dhapur dibaca sebagai simbol laku, watak, dan ricikan yang membangun kesan pusaka.
Filosofinya menekankan keteraturan laku, kecerdikan memilih jalan, dan kehormatan dalam membawa amanah. Dhapur ini dipakai sebagai bahasa simbolik untuk membaca kecocokan karakter, bukan sebagai kepastian nasib.
Pandhawa Karna Tinandhing
#264
Luk
Luk 5
tertib, bijak, terarah, mampu mengatur
Arti nama: nama dhapur dibaca sebagai simbol laku, watak, dan ricikan yang membangun kesan pusaka.
Filosofinya menekankan keteraturan laku, kecerdikan memilih jalan, dan kehormatan dalam membawa amanah. Dhapur ini dipakai sebagai bahasa simbolik untuk membaca kecocokan karakter, bukan sebagai kepastian nasib.
Pandhawa Lare
#265
Luk
Luk 5
tertib, bijak, terarah, mampu mengatur
Arti nama: nama dhapur dibaca sebagai simbol laku, watak, dan ricikan yang membangun kesan pusaka.
Filosofinya menekankan keteraturan laku, kecerdikan memilih jalan, dan kehormatan dalam membawa amanah. Dhapur ini dipakai sebagai bahasa simbolik untuk membaca kecocokan karakter, bukan sebagai kepastian nasib.
Pandhawa Prasaja
#266
Luk
Luk 5
tertib, bijak, terarah, mampu mengatur
Arti nama: nama dhapur dibaca sebagai simbol laku, watak, dan ricikan yang membangun kesan pusaka.
Filosofinya menekankan keteraturan laku, kecerdikan memilih jalan, dan kehormatan dalam membawa amanah. Dhapur ini dipakai sebagai bahasa simbolik untuk membaca kecocokan karakter, bukan sebagai kepastian nasib.
Pandhawa Ulap
#267
Luk
Luk 5
tertib, bijak, terarah, mampu mengatur
Arti nama: nama dhapur dibaca sebagai simbol laku, watak, dan ricikan yang membangun kesan pusaka.
Filosofinya menekankan keteraturan laku, kecerdikan memilih jalan, dan kehormatan dalam membawa amanah. Dhapur ini dipakai sebagai bahasa simbolik untuk membaca kecocokan karakter, bukan sebagai kepastian nasib.
Naga Sapta
#268
Luk
Luk 7
protektif, kuat, berwibawa, menjaga amanah
Arti nama: naga sebagai citra kuasa, penjagaan, dan daya hidup besar.
Filosofinya menekankan daya besar yang tidak liar: kekuatan harus menjadi penjagaan, bukan sekadar dominasi. Dhapur ini dipakai sebagai bahasa simbolik untuk membaca kecocokan karakter, bukan sebagai kepastian nasib.
Panji Samadi
#269
Luk
Luk 7
tertib, bijak, terarah, mampu mengatur
Arti nama: panji sebagai citra kepemimpinan halus, tata krama, dan kehormatan.
Filosofinya menekankan keteraturan laku, kecerdikan memilih jalan, dan kehormatan dalam membawa amanah. Dhapur ini dipakai sebagai bahasa simbolik untuk membaca kecocokan karakter, bukan sebagai kepastian nasib.
Sempana Kinjeng
#270
Luk
Luk 7
tertib, bijak, terarah, mampu mengatur
Arti nama: sempana sebagai lambang penyempurnaan, kecerdikan, dan keselamatan langkah.
Filosofinya menekankan keteraturan laku, kecerdikan memilih jalan, dan kehormatan dalam membawa amanah. Dhapur ini dipakai sebagai bahasa simbolik untuk membaca kecocokan karakter, bukan sebagai kepastian nasib.
Sepokal
#271
Luk
Luk 7
seimbang, adaptif, berhati-hati, bertujuan
Arti nama: nama dhapur dibaca sebagai simbol laku, watak, dan ricikan yang membangun kesan pusaka.
Filosofinya menekankan keseimbangan antara niat, tindakan, dan tanggung jawab pribadi. Dhapur ini dipakai sebagai bahasa simbolik untuk membaca kecocokan karakter, bukan sebagai kepastian nasib.
Bale Kencana
#272
Luk
Luk 9
seimbang, adaptif, berhati-hati, bertujuan
Arti nama: nama dhapur dibaca sebagai simbol laku, watak, dan ricikan yang membangun kesan pusaka.
Filosofinya menekankan keseimbangan antara niat, tindakan, dan tanggung jawab pribadi. Dhapur ini dipakai sebagai bahasa simbolik untuk membaca kecocokan karakter, bukan sebagai kepastian nasib.
Kidang Milar
#273
Luk
Luk 9
peka, komunikatif, lincah, membaca tanda
Arti nama: nama dhapur dibaca sebagai simbol laku, watak, dan ricikan yang membangun kesan pusaka.
Filosofinya menekankan kepekaan membaca tanda; cepat bergerak, tetapi tidak kehilangan arah. Dhapur ini dipakai sebagai bahasa simbolik untuk membaca kecocokan karakter, bukan sebagai kepastian nasib.
Kidang Soka
#274
Luk
Luk 9
peka, komunikatif, lincah, membaca tanda
Arti nama: nama dhapur dibaca sebagai simbol laku, watak, dan ricikan yang membangun kesan pusaka.
Filosofinya menekankan kepekaan membaca tanda; cepat bergerak, tetapi tidak kehilangan arah. Dhapur ini dipakai sebagai bahasa simbolik untuk membaca kecocokan karakter, bukan sebagai kepastian nasib.
Klika Bendha
#275
Luk
Luk 9
seimbang, adaptif, berhati-hati, bertujuan
Arti nama: nama dhapur dibaca sebagai simbol laku, watak, dan ricikan yang membangun kesan pusaka.
Filosofinya menekankan keseimbangan antara niat, tindakan, dan tanggung jawab pribadi. Dhapur ini dipakai sebagai bahasa simbolik untuk membaca kecocokan karakter, bukan sebagai kepastian nasib.
Panimbal
#276
Luk
Luk 9
seimbang, adaptif, berhati-hati, bertujuan
Arti nama: nama dhapur dibaca sebagai simbol laku, watak, dan ricikan yang membangun kesan pusaka.
Filosofinya menekankan keseimbangan antara niat, tindakan, dan tanggung jawab pribadi. Dhapur ini dipakai sebagai bahasa simbolik untuk membaca kecocokan karakter, bukan sebagai kepastian nasib.
Panji Sekar
#277
Luk
Luk 9
tertib, bijak, terarah, mampu mengatur
Arti nama: panji sebagai citra kepemimpinan halus, tata krama, dan kehormatan.
Filosofinya menekankan keteraturan laku, kecerdikan memilih jalan, dan kehormatan dalam membawa amanah. Dhapur ini dipakai sebagai bahasa simbolik untuk membaca kecocokan karakter, bukan sebagai kepastian nasib.
Sabuk Panimbal
#278
Luk
Luk 9
tertib, bijak, terarah, mampu mengatur
Arti nama: sabuk sebagai lambang ikatan, kendali diri, dan martabat.
Filosofinya menekankan keteraturan laku, kecerdikan memilih jalan, dan kehormatan dalam membawa amanah. Dhapur ini dipakai sebagai bahasa simbolik untuk membaca kecocokan karakter, bukan sebagai kepastian nasib.
Segara Muncar
#279
Luk
Luk 9
seimbang, adaptif, berhati-hati, bertujuan
Arti nama: nama dhapur dibaca sebagai simbol laku, watak, dan ricikan yang membangun kesan pusaka.
Filosofinya menekankan keseimbangan antara niat, tindakan, dan tanggung jawab pribadi. Dhapur ini dipakai sebagai bahasa simbolik untuk membaca kecocokan karakter, bukan sebagai kepastian nasib.
Sempana Klentheng
#280
Luk
Luk 9
tertib, bijak, terarah, mampu mengatur
Arti nama: sempana sebagai lambang penyempurnaan, kecerdikan, dan keselamatan langkah.
Filosofinya menekankan keteraturan laku, kecerdikan memilih jalan, dan kehormatan dalam membawa amanah. Dhapur ini dipakai sebagai bahasa simbolik untuk membaca kecocokan karakter, bukan sebagai kepastian nasib.
Bandhotan
#281
Luk
Luk 11
seimbang, adaptif, berhati-hati, bertujuan
Arti nama: nama dhapur dibaca sebagai simbol laku, watak, dan ricikan yang membangun kesan pusaka.
Filosofinya menekankan keseimbangan antara niat, tindakan, dan tanggung jawab pribadi. Dhapur ini dipakai sebagai bahasa simbolik untuk membaca kecocokan karakter, bukan sebagai kepastian nasib.
Jaka Rumeksa
#282
Luk
Luk 11
seimbang, adaptif, berhati-hati, bertujuan
Arti nama: nama dhapur dibaca sebagai simbol laku, watak, dan ricikan yang membangun kesan pusaka.
Filosofinya menekankan keseimbangan antara niat, tindakan, dan tanggung jawab pribadi. Dhapur ini dipakai sebagai bahasa simbolik untuk membaca kecocokan karakter, bukan sebagai kepastian nasib.
Sabuk Sela
#283
Luk
Luk 11
tertib, bijak, terarah, mampu mengatur
Arti nama: sabuk sebagai lambang ikatan, kendali diri, dan martabat.
Filosofinya menekankan keteraturan laku, kecerdikan memilih jalan, dan kehormatan dalam membawa amanah. Dhapur ini dipakai sebagai bahasa simbolik untuk membaca kecocokan karakter, bukan sebagai kepastian nasib.
Waluring
#284
Luk
Luk 11
seimbang, adaptif, berhati-hati, bertujuan
Arti nama: nama dhapur dibaca sebagai simbol laku, watak, dan ricikan yang membangun kesan pusaka.
Filosofinya menekankan keseimbangan antara niat, tindakan, dan tanggung jawab pribadi. Dhapur ini dipakai sebagai bahasa simbolik untuk membaca kecocokan karakter, bukan sebagai kepastian nasib.
Buta Ijo
#285
Luk
Luk 13
berani, tegas, tanggung jawab, memimpin
Arti nama: nama dhapur dibaca sebagai simbol laku, watak, dan ricikan yang membangun kesan pusaka.
Filosofinya menekankan keberanian yang disertai tata nilai, sehingga wibawa tidak berubah menjadi kesombongan. Dhapur ini dipakai sebagai bahasa simbolik untuk membaca kecocokan karakter, bukan sebagai kepastian nasib.
Kantar
#286
Luk
Luk 13
seimbang, adaptif, berhati-hati, bertujuan
Arti nama: nama dhapur dibaca sebagai simbol laku, watak, dan ricikan yang membangun kesan pusaka.
Filosofinya menekankan keseimbangan antara niat, tindakan, dan tanggung jawab pribadi. Dhapur ini dipakai sebagai bahasa simbolik untuk membaca kecocokan karakter, bukan sebagai kepastian nasib.
Karacan
#287
Luk
Luk 13
seimbang, adaptif, berhati-hati, bertujuan
Arti nama: nama dhapur dibaca sebagai simbol laku, watak, dan ricikan yang membangun kesan pusaka.
Filosofinya menekankan keseimbangan antara niat, tindakan, dan tanggung jawab pribadi. Dhapur ini dipakai sebagai bahasa simbolik untuk membaca kecocokan karakter, bukan sebagai kepastian nasib.
Kara Welang
#288
Luk
Luk 13
seimbang, adaptif, berhati-hati, bertujuan
Arti nama: nama dhapur dibaca sebagai simbol laku, watak, dan ricikan yang membangun kesan pusaka.
Filosofinya menekankan keseimbangan antara niat, tindakan, dan tanggung jawab pribadi. Dhapur ini dipakai sebagai bahasa simbolik untuk membaca kecocokan karakter, bukan sebagai kepastian nasib.
Lung Gandhu
#289
Luk
Luk 13
seimbang, adaptif, berhati-hati, bertujuan
Arti nama: nama dhapur dibaca sebagai simbol laku, watak, dan ricikan yang membangun kesan pusaka.
Filosofinya menekankan keseimbangan antara niat, tindakan, dan tanggung jawab pribadi. Dhapur ini dipakai sebagai bahasa simbolik untuk membaca kecocokan karakter, bukan sebagai kepastian nasib.
Panji Paniwen
#290
Luk
Luk 13
tertib, bijak, terarah, mampu mengatur
Arti nama: panji sebagai citra kepemimpinan halus, tata krama, dan kehormatan.
Filosofinya menekankan keteraturan laku, kecerdikan memilih jalan, dan kehormatan dalam membawa amanah. Dhapur ini dipakai sebagai bahasa simbolik untuk membaca kecocokan karakter, bukan sebagai kepastian nasib.
Parung Sari
#291
Luk
Luk 13
teduh, menata, menumbuhkan, mengayomi
Arti nama: nama dhapur dibaca sebagai simbol laku, watak, dan ricikan yang membangun kesan pusaka.
Filosofinya menekankan keteduhan, daya tumbuh, dan kemampuan menata ruang hidup agar rezeki tidak buyar. Dhapur ini dipakai sebagai bahasa simbolik untuk membaca kecocokan karakter, bukan sebagai kepastian nasib.
Naga Bongkokan
#292
Luk
Luk 13
protektif, kuat, berwibawa, menjaga amanah
Arti nama: naga sebagai citra kuasa, penjagaan, dan daya hidup besar.
Filosofinya menekankan daya besar yang tidak liar: kekuatan harus menjadi penjagaan, bukan sekadar dominasi. Dhapur ini dipakai sebagai bahasa simbolik untuk membaca kecocokan karakter, bukan sebagai kepastian nasib.
Naga Lare
#293
Luk
Luk 13
protektif, kuat, berwibawa, menjaga amanah
Arti nama: naga sebagai citra kuasa, penjagaan, dan daya hidup besar.
Filosofinya menekankan daya besar yang tidak liar: kekuatan harus menjadi penjagaan, bukan sekadar dominasi. Dhapur ini dipakai sebagai bahasa simbolik untuk membaca kecocokan karakter, bukan sebagai kepastian nasib.
Naga Penganten
#294
Luk
Luk 13
protektif, kuat, berwibawa, menjaga amanah
Arti nama: naga sebagai citra kuasa, penjagaan, dan daya hidup besar.
Filosofinya menekankan daya besar yang tidak liar: kekuatan harus menjadi penjagaan, bukan sekadar dominasi. Dhapur ini dipakai sebagai bahasa simbolik untuk membaca kecocokan karakter, bukan sebagai kepastian nasib.
Bima Krodha
#295
Luk
Luk 15
berani, tegas, tanggung jawab, memimpin
Arti nama: Bima sebagai citra tenaga besar, keberanian, dan tanggung jawab.
Filosofinya menekankan keberanian yang disertai tata nilai, sehingga wibawa tidak berubah menjadi kesombongan. Dhapur ini dipakai sebagai bahasa simbolik untuk membaca kecocokan karakter, bukan sebagai kepastian nasib.
Carang Buntala
#296
Luk
Luk 15
seimbang, adaptif, berhati-hati, bertujuan
Arti nama: nama dhapur dibaca sebagai simbol laku, watak, dan ricikan yang membangun kesan pusaka.
Filosofinya menekankan keseimbangan antara niat, tindakan, dan tanggung jawab pribadi. Dhapur ini dipakai sebagai bahasa simbolik untuk membaca kecocokan karakter, bukan sebagai kepastian nasib.
Carita Buntala
#297
Luk
Luk 15
tertib, bijak, terarah, mampu mengatur
Arti nama: carita sebagai lambang tutur, ilmu, dan kemampuan menyampaikan makna.
Filosofinya menekankan keteraturan laku, kecerdikan memilih jalan, dan kehormatan dalam membawa amanah. Dhapur ini dipakai sebagai bahasa simbolik untuk membaca kecocokan karakter, bukan sebagai kepastian nasib.
Rangga Pasung
#298
Luk
Luk 15
berani, tegas, tanggung jawab, memimpin
Arti nama: nama dhapur dibaca sebagai simbol laku, watak, dan ricikan yang membangun kesan pusaka.
Filosofinya menekankan keberanian yang disertai tata nilai, sehingga wibawa tidak berubah menjadi kesombongan. Dhapur ini dipakai sebagai bahasa simbolik untuk membaca kecocokan karakter, bukan sebagai kepastian nasib.
Rangga Wilah
#299
Luk
Luk 15
berani, tegas, tanggung jawab, memimpin
Arti nama: nama dhapur dibaca sebagai simbol laku, watak, dan ricikan yang membangun kesan pusaka.
Filosofinya menekankan keberanian yang disertai tata nilai, sehingga wibawa tidak berubah menjadi kesombongan. Dhapur ini dipakai sebagai bahasa simbolik untuk membaca kecocokan karakter, bukan sebagai kepastian nasib.
Sedhet
#300
Luk
Luk 15
seimbang, adaptif, berhati-hati, bertujuan
Arti nama: nama dhapur dibaca sebagai simbol laku, watak, dan ricikan yang membangun kesan pusaka.
Filosofinya menekankan keseimbangan antara niat, tindakan, dan tanggung jawab pribadi. Dhapur ini dipakai sebagai bahasa simbolik untuk membaca kecocokan karakter, bukan sebagai kepastian nasib.
Carita Klentheng
#301
Luk
Luk 17
tertib, bijak, terarah, mampu mengatur
Arti nama: carita sebagai lambang tutur, ilmu, dan kemampuan menyampaikan makna.
Filosofinya menekankan keteraturan laku, kecerdikan memilih jalan, dan kehormatan dalam membawa amanah. Dhapur ini dipakai sebagai bahasa simbolik untuk membaca kecocokan karakter, bukan sebagai kepastian nasib.
Bima Rangsang
#302
Luk
Luk 17
berani, tegas, tanggung jawab, memimpin
Arti nama: Bima sebagai citra tenaga besar, keberanian, dan tanggung jawab.
Filosofinya menekankan keberanian yang disertai tata nilai, sehingga wibawa tidak berubah menjadi kesombongan. Dhapur ini dipakai sebagai bahasa simbolik untuk membaca kecocokan karakter, bukan sebagai kepastian nasib.
Cancangan
#303
Luk
Luk 17
seimbang, adaptif, berhati-hati, bertujuan
Arti nama: nama dhapur dibaca sebagai simbol laku, watak, dan ricikan yang membangun kesan pusaka.
Filosofinya menekankan keseimbangan antara niat, tindakan, dan tanggung jawab pribadi. Dhapur ini dipakai sebagai bahasa simbolik untuk membaca kecocokan karakter, bukan sebagai kepastian nasib.
Ngamper Buntala
#304
Luk
Luk 17
seimbang, adaptif, berhati-hati, bertujuan
Arti nama: nama dhapur dibaca sebagai simbol laku, watak, dan ricikan yang membangun kesan pusaka.
Filosofinya menekankan keseimbangan antara niat, tindakan, dan tanggung jawab pribadi. Dhapur ini dipakai sebagai bahasa simbolik untuk membaca kecocokan karakter, bukan sebagai kepastian nasib.
Tri Murda
#305
Luk
Luk 19
seimbang, adaptif, berhati-hati, bertujuan
Arti nama: nama dhapur dibaca sebagai simbol laku, watak, dan ricikan yang membangun kesan pusaka.
Filosofinya menekankan keseimbangan antara niat, tindakan, dan tanggung jawab pribadi. Dhapur ini dipakai sebagai bahasa simbolik untuk membaca kecocokan karakter, bukan sebagai kepastian nasib.
Drajit
#306
Luk
Luk 21
seimbang, adaptif, berhati-hati, bertujuan
Arti nama: nama dhapur dibaca sebagai simbol laku, watak, dan ricikan yang membangun kesan pusaka.
Filosofinya menekankan keseimbangan antara niat, tindakan, dan tanggung jawab pribadi. Dhapur ini dipakai sebagai bahasa simbolik untuk membaca kecocokan karakter, bukan sebagai kepastian nasib.
Kala Tinantang
#307
Luk
Luk 21
waspada, rendah hati, mawas diri, matang batin
Arti nama: kala sebagai lambang waktu, kewaspadaan, dan keberanian menghadapi masa sulit.
Filosofinya menekankan mawas diri: manusia perlu sadar waktu, batas, dan akibat dari setiap keputusan. Dhapur ini dipakai sebagai bahasa simbolik untuk membaca kecocokan karakter, bukan sebagai kepastian nasib.
Tri Sirah
#308
Luk
Luk 21
seimbang, adaptif, berhati-hati, bertujuan
Arti nama: nama dhapur dibaca sebagai simbol laku, watak, dan ricikan yang membangun kesan pusaka.
Filosofinya menekankan keseimbangan antara niat, tindakan, dan tanggung jawab pribadi. Dhapur ini dipakai sebagai bahasa simbolik untuk membaca kecocokan karakter, bukan sebagai kepastian nasib.
Kala Bendu
#309
Luk
Luk 23
waspada, rendah hati, mawas diri, matang batin
Arti nama: kala sebagai lambang waktu, kewaspadaan, dan keberanian menghadapi masa sulit.
Filosofinya menekankan mawas diri: manusia perlu sadar waktu, batas, dan akibat dari setiap keputusan. Dhapur ini dipakai sebagai bahasa simbolik untuk membaca kecocokan karakter, bukan sebagai kepastian nasib.
Rangga Wirun
#310
Luk
Luk 25
berani, tegas, tanggung jawab, memimpin
Arti nama: nama dhapur dibaca sebagai simbol laku, watak, dan ricikan yang membangun kesan pusaka.
Filosofinya menekankan keberanian yang disertai tata nilai, sehingga wibawa tidak berubah menjadi kesombongan. Dhapur ini dipakai sebagai bahasa simbolik untuk membaca kecocokan karakter, bukan sebagai kepastian nasib.
Rangga Wulung
#311
Luk
Luk 27
berani, tegas, tanggung jawab, memimpin
Arti nama: nama dhapur dibaca sebagai simbol laku, watak, dan ricikan yang membangun kesan pusaka.
Filosofinya menekankan keberanian yang disertai tata nilai, sehingga wibawa tidak berubah menjadi kesombongan. Dhapur ini dipakai sebagai bahasa simbolik untuk membaca kecocokan karakter, bukan sebagai kepastian nasib.
Kala Lunga
#312
Luk
Luk 29
waspada, rendah hati, mawas diri, matang batin
Arti nama: kala sebagai lambang waktu, kewaspadaan, dan keberanian menghadapi masa sulit.
Filosofinya menekankan mawas diri: manusia perlu sadar waktu, batas, dan akibat dari setiap keputusan. Dhapur ini dipakai sebagai bahasa simbolik untuk membaca kecocokan karakter, bukan sebagai kepastian nasib.